Yan Nurindra berlatar belakang pendidikan Teknik Elektro. Selama lebih dari 11 tahun bekerja sebagai profesional, ia merupakan salah satu ahli Computer Banking Indonesia yang turut berkontribusi terhadap pembangunan Teknologi Informasi di berbagai Bank pemerintah.
Yan Nurindra sejak belia ia sudah tertarik dengan berbagai hal yang terkait pemberdayaan diri, karena itu mempelajari banyak hal, mulai dari : Esoterism, Psychocybernetics, NLP, Spiritualism, dan tentu saja Hypnosis & Hypnotherapy.
***
Yan Nurindra mempelajari hipnotisme sejak belia, tentu saja dimulai dari ranah hipnotisme tradisional yang banyak tersebar di berbagai wilayah mistik di Nusantara, mulai dari hipnotis yang melibatkan mantra-mantra, sampai dengan hipnotis yang mempercayai adanya kekuatan magnet di tubuh manusia.
Pada tahun 90an ia mulai “mengenal” Western Hypnosis untuk pertama-kalinya, dari seorang pesulap tua yaitu Bp. Sam (alm) yang juga seorang pegawai di lingkungan Bappenas.
Selanjutnya Yan Nurindra mempelajari Hypnosis & Hypnoterapy ke berbagai sumber di dunia barat, sampai akhirnya ia memperoleh sertifikasi dari National Guild of Hypnotists (NGH), dan International Association Counsellors & Therapists (IACT), dua lembaga bergengsi yang berpusat di USA.
Yan Nurindra dijuluki sebagai “The Dean of Indonesian Hypnotists”, karena dari tangannya telah lahir ribuan praktisi handal di bidang Hypnosis & Hypnotherapy, termasuk para Trainer dan pengarang buku papan atas Indonesia.
Yan Nurindra adalah pendiri sekaligus ketua dari The Indonesian Board of Hypnotherapy (IBH), organisasi hipnoterapi terbesar di Indonesia. Ia juga merupakan Advisor dari National Guild of Hypnotists (NGH) Indonesia Chapter.
Yan Nurindra adalah akar dari Hipnotisme moderen Indonesia ………